Berita

NI-Polri dan Masyarakat Bersinergi Cegah Banjir dan Tingkatkan Ketahanan Pangan di Lombok Barat

15
×

NI-Polri dan Masyarakat Bersinergi Cegah Banjir dan Tingkatkan Ketahanan Pangan di Lombok Barat

Sebarkan artikel ini
Kodim 1606 Mataram Bersama Polres Lombok Barat Melaksanakan Kegiatan Karya Bakti

Lombok Barat, NTB – Kodim 1606 Mataram, Polres Lombok Barat, dan instansi terkait telah melaksanakan kegiatan karya bakti yang bertujuan untuk membersihkan selokan dan meningkatkan ketahanan pangan di sepanjang Jalan Dsn. Jelateng Barat Ds. Eyat Mayang Kec. Lembar Kab. Lombok Barat.

Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis (7/12/2023) dan diikuti oleh ratusan personil TNI-Polri, BPBD, DLH, BNPB, Satpol PP, Pemdes Eyat Mayang, serta masyarakat sekitar.

Kegiatan dimulai dengan apel kesiapan yang dipimpin oleh Dandim 1606 Mataram, Letkol Arm. Muh Saifudin Khoiruzzamani, S.Sos, di halaman SDN 1 Eyat Mayang.

Dalam arahannya, Dandim 1606 Mataram menyampaikan bahwa kegiatan karya bakti ini bertujuan untuk mencegah banjir yang sering terjadi di wilayah tersebut akibat tersumbatnya saluran irigasi oleh tanah, lumpur, sampah, ranting, dan dahan. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan ketahanan pangan dengan menanam berbagai jenis tanaman pangan di lahan kosong yang ada di sekitar lokasi.

Dandim 1606 Mataram menjelaskan bahwa kegiatan karya bakti ini merupakan respons dari TNI-Polri terhadap informasi dari masyarakat mengenai seringnya terjadinya banjir di wilayah tersebut.

“Kerjasama dengan instansi pemerintah, pemdes, dan masyarakat sekitar dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut. Selain membersihkan selokan, kegiatan ini juga melibatkan penanaman tanaman pangan seperti jagung, kacang, dan ubi guna meningkatkan ketahanan pangan,” ungkapnya.

Sementara itu, Kapolsek Lembar, Polres Lombok Barat, Polda NTB, Ipda Joko Rudiantoro, S.H., M.H.mengimbau kepada Kades setempat dan masyarakat untuk tetap waspada terhadap perubahan cuaca yang dapat berubah setiap saat.

“Selain itu, penting untuk mengurangi bepergian yang kurang penting saat cuaca hujan. Tetap menjaga kebersihan lingkungan, dan tidak membuang sampah sembarangan yang dapat menyebabkan tersumbatnya saluran air,” himbaunya.

Hal ini tentunya berpotensi menyebabkan banjir, tanah longsor, dan penyebaran nyamuk yang dapat menimbulkan berbagai macam penyakit.

Kegiatan karya bakti ini berlangsung selama dua jam dan berakhir pada pukul 10.50 WITA. Selama kegiatan berlangsung, situasi tetap aman, lancar, dan kondusif.