BeritaBinkam

Penguatan Moderasi Lintas Agama di Desa Mareje, Diperkuat oleh Relawan di 120 Desa

41
×

Penguatan Moderasi Lintas Agama di Desa Mareje, Diperkuat oleh Relawan di 120 Desa

Sebarkan artikel ini
Penguatan Moderasi Beragama Lintas Agama Kabupaten Lombok Barat di Desa Mareje

Lombok barat, NTB – Kegiatan Penguatan Moderasi Beragama Lintas Agama Kabupaten Lombok Barat di Desa Mareje berangsung dengan penuh suasana kehangatan.

Masyarakat Desa Mareje antusias mengikutinya di Kantor Desa Mareje Dusun Ganjar Desa Mareje Kecamatan Lembar Kabupaten Lombok Barat, Kamis (16/3/2023).

Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Lombok Barat Dr. H. Jallalussayuty, S.S., M.Pd., menjelasakan maksud dan tujuan kegiatan ini.

“Kegiatan moderasi beragama merupakan kegiatan silaturahmi yang dapat memberikan manfaat untuk seluruh Masyarakat,” ungkapnya.

Bagian dari Cara Menghargai Dalam Beragama

Menurutnya, pemerintah sangat memperhatikan Desa Mareje, yang mana telah membentuk relawan moderasi Beragama yang berada di 120 Desa.

“Relawan moderasi Beragama di masing-masing Desa yang akan bergerak dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Moderasi Beragama adalah cara kita menghargai dalam beragama,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Desa Mareje H. Muhsin Salim, mengharapkan Kegiatan Moderasi Beragama bisa terlaksanana secara berkelanjutan.

“Harapannya bisa terlaksana dua kali Dalam Setahun. Sehingga hikmah dari kejadian tahun lalu bisa menjadi pelajaran sehingga kita bisa memeperbaiki diri masing – masing,” harapnya.

Kemudian Kapolres Lombok Barat AKBP Bagus Nyoman Gede J, S.I.K,. M.A.P., menyampaikan kaitan Moderasi Beragama dalam Kepolisian.

“Untuk mencegah hal- hal yang dapat merugikan Masyarakat Desa Mareje. Moderasi beragama dilaksanakan agar masyarakat bisa saling toleransi dalam beragama,” ungkapnya.

Sehingga mengharapkan kepada Masyarakat dapat menjaga kerukunan dalam beragama, serta untuk selalu bekerja sama dan berkolaborasi.

“Harapan saya, relawan moderasi beragama, agar bisa berkolaborasi dengan Babinkamtibmas dalam kegiatan tersebut,” harapnya.

Moderasi Beragama Untuk Membagun Sikap Mental

Sementara itu, Ketua Majelis Agung Adat Sasak Dr. Lalu Sajim Sastrawan,. S.H., M.H mengatakan moderasi beragama adalah kegiatan untuk membagun sikap mental.

“Kegiatan moderasi bergama adalah kegiatan untuk membagun sikap mental kita, sebagai Bangsa yang beragam,” ungkapnya.

Menurutnya, persoalan moderasi beragamasudah ada dari zaman nenek moyang, terlihat banyak sekali paham-paham yang masuk di Indonesia.

“Harapannya, Masyarakat dapat bisa bijak dalam bermedia sosial, diharapkan Masyarakat bisa saling menghargai satu sama lain,” harapnya.

Kemudian Do’a menutup rangkaian kegiatan Penguatan Moderasi Beragama Lintas Agama Kabupaten Lombok Barat di Desa Mareje. Pembacaan Do’a dalam Agama Islam Oleh KUA Lembar Ust. H. Marliadi S. Ag., M. Si, serta Pembacaan Do’a dalam Agama Budha oleh Romo Nasip,.S.Pdb.

Hadir pula Kepala Dusun Se Desa Mareje, Tokoh Agama Desa Mareje, Tokoh Masyarakat Desa Mareje serta Tokoh Pemuda Desa Mareje.