Berita

Kapolsek Kediri Gelar Jumat Curhat Bersama Penjual Es Coklat Gila: Mempererat Hubungan dengan Masyarakat dan Bahas Perkembangan Ekonomi di Lombok Barat

25
×

Kapolsek Kediri Gelar Jumat Curhat Bersama Penjual Es Coklat Gila: Mempererat Hubungan dengan Masyarakat dan Bahas Perkembangan Ekonomi di Lombok Barat

Sebarkan artikel ini
Jumat Curhat Kapolsek Kediri bersama Komunitas Penjual Es Coklat Gila, Singgung Mengenai Sampah

Lombok Barat, NTB – Kapolsek Kediri menggelar kegiatan Jumat Curhat bersama Komunitas Penjual Es Coklat Gila di Dusun Mekar Sari, Desa Banyumulek, Kecamatan Kediri, Kabupaten Lombok Barat.

Kapolsek Kediri, Iptu Dina Rizkiana, S.Tr.K, bersama dengan Komunitas Penjual Es Coklat Gila, ini bertujuan untuk mempererat hubungan. Antara kepolisian dan masyarakat serta mendiskusikan perkembangan ekonomi di wilayah tersebut, Jumat (23/6/2023).

“Dalam kegiatan Jumat Curhat ini, berdialog mengenai situasi kamtibmas, terutama di Desa Banyumulek, serta membahas perkembangan ekonomi,” ungkapnya.

Tujuan utama dari kehadiran mereka adalah untuk menjalin silaturrahmi langsung dengan masyarakat dan menyerap informasi serta permasalahan yang ada di tengah-tengah mereka.

Dialog dilanjutkan dengan pembahasan tentang bidang ekonomi, khususnya dalam hal usaha minuman seperti coklat gila.

Pada kesempatan tersebut, peserta diskusi juga membahas kendala-kendala yang dihadapi dalam menjalankan atau merintis usaha. Serta mungkin adanya permasalahan yang belum terselesaikan di antara karyawan yang bekerja di sana.

Owner Es Coklat Gila, Lony Londra Tama, menyampaikan bahwa hingga saat ini situasi sangat aman, dan mereka selalu berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas Desa Banyumulek.

“Namun, pada kesempatan ini, kami mengungkapkan sedikit permasalahan terkait kebersihan di sekitar kantor Camat Kediri,” ungkapnya.

Lony Londra Tama mengusulkan agar setiap pedagang kaki lima di sana membawa kantong plastik untuk membuang sampah hasil penjualan mereka.

Kapolsek Kediri memberikan tanggapannya bahwa terkait masukan mengenai pedagang kaki lima di sekitar kantor Camat Kediri dan kantor Polsek Kediri, akan menindaklanjutinya.

“Kami akan menghimbau agar setiap pedagang kaki lima yang berjualan di sana membawa kantong plastik untuk membuang sampah. Guna menjaga kebersihan ruas jalan umum di Kediri,” ungkap kapolsek Kediri.

Kegiatan semacam ini merupakan salah satu upaya kepolisian dalam menjalin komunikasi yang lebih dekat dengan masyarakat. Agar dapat lebih responsif dalam menangani permasalahan yang ada.