Berita

Patroli Rutin Polair Polres Bima Kota Himbau Nelayan dan Buruh Pelabuhan Sape

4
×

Patroli Rutin Polair Polres Bima Kota Himbau Nelayan dan Buruh Pelabuhan Sape

Sebarkan artikel ini

Kota Bima,NTB (13/1) – Dalam upaya menjaga keselamatan dan keamanan di Pelabuhan Sape, anggota Satuan Polisi Perairan (Sat Polair) Polres Bima Kota melaksanakan patroli rutin. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan himbauan kepada masyarakat nelayan dan buruh pelabuhan yang sedang melakukan kegiatan bongkar muat di area pelabuhan.

Kapolres Bima Kota, melalui P.S Kasubseksi PIDM Sie Humas, Aipda Nasrun, S.H., menjelaskan bahwa kegiatan patroli ini merupakan bagian dari tindakan preventif untuk memastikan keamanan dan keselamatan di Pelabuhan Sape tetap terjaga.

“Patroli rutin ini kami lakukan untuk memantau aktivitas di pelabuhan, terutama saat ada kegiatan bongkar muat ikan. Kami memberikan himbauan kepada masyarakat nelayan dan buruh pelabuhan agar selalu menjaga keselamatan saat bekerja dan juga menjaga keamanan di sekitar dermaga pelabuhan,” ungkap Aipda Nasrun.

Himbauan tersebut mencakup pentingnya menggunakan alat pengaman seperti pelampung dan alat keselamatan lainnya saat berada di atas perahu atau di dermaga. Selain itu, masyarakat juga diingatkan untuk menjaga keamanan di sekitar pelabuhan agar tidak terjadi kecelakaan atau tindak kriminal.

Dalam kegiatan patroli ini, anggota Sat Polair Polres Bima Kota berinteraksi langsung dengan masyarakat nelayan dan buruh pelabuhan. Mereka memberikan penjelasan mengenai pentingnya keselamatan dalam beraktivitas di laut dan di pelabuhan.

“Kami juga mengajak masyarakat untuk bekerja sama dengan kepolisian dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif. Jika ada hal yang mencurigakan atau memerlukan bantuan, segera laporkan kepada kami,” tambah Aipda Nasrun.

Dengan adanya patroli rutin dan himbauan ini, diharapkan kesadaran akan pentingnya keselamatan dan keamanan dapat meningkat, sehingga aktivitas di Pelabuhan Sape berlangsung dengan lancar dan tanpa insiden yang merugikan.