Berita

Kabid Humas Polda NTB Sebut NTB Kondusif untuk Investasi

8
×

Kabid Humas Polda NTB Sebut NTB Kondusif untuk Investasi

Sebarkan artikel ini

Mataram – Polda NTB memberikan jaminan kepada para investor, untuk merasa aman dan nyaman dalam berinvestasi di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Upaya ini sejalan dengan visi Presiden Joko Widodo, yang menekankan pentingnya mendukung ekonomi kerakyatan melalui pembangunan di seluruh Indonesia.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda NTB Kombes Pol. Arman A. Syarifuddin, S.I.K., Senin (24/7/2023), secara tegas menyatakan komitmen tersebut dalam sebuah diskusi bersama Forum Wartawan Ekonomi NTB.

Ia menyadari jika investasi memiliki peran yang sangat penting, dalam memajukan kesejahteraan masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi suatu daerah.

“Dengan adanya investasi, lapangan kerja dapat tercipta dan ekonomi dapat berkembang pesat. Oleh karena itu, jaminan keamanan dan kenyamanan bagi para investor sangatlah krusial, terutama bagi wilayah Nusa Tenggara Barat,” ungkapnya.

Kombes Pol. Arman menegaskan, jika implementasi jaminan keamanan bagi para investor dilakukan dengan melibatkan peran aktif dari aparat kepolisian, bahkan hingga tingkat masyarakat paling bawah seperti desa dan kelurahan, di mana kehadiran Babinkamtibmas sangatlah penting.

Dikatakan, tugas dan fungsi (tufoksi) Polisi sesuai dengan amanat Pasal 13 Undang-Undang Kepolisian Nomor 2 Tahun 2002, tugas kepolisian salah satunya memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Dengan begitu, setiap investor yang berinvestasi di wilayah tertentu akan merasa aman dan nyaman.

“Kehadiran Polisi dari tingkat paling bawah yakni Babinkamtibmas dan Polisi RW, Polsek, Polres, hingga Polda sendiri memiliki peran aktif dalam mendukung pembangunan, dengan memberikan jaminan keamanan dan kenyamanan bagi para investor,” tandasnya.

Namun demikian, lanjut Kombes Arman, bukan berarti para investor dapat masuk begitu saja ke suatu daerah, tanpa melakukan langkah-langkah persiapan. Ia menyebutkan jika sebelum memulai investasi, penting bagi mereka untuk membangun komunikasi yang baik dengan tokoh-tokoh masyarakat setempat, termasuk tokoh agama, tokoh masyarakat, kepala desa/lurah, tokoh pemuda dan seluruh masyarakat umumnya.

“Komunikasi dengan seluruh pemangku kepentingan, haruslah dijaga agar situasi kondusif. Kerjasama yang harmonis antara para stakeholder sangatlah penting, karena keretakan komunikasi bisa menjadi pemicu masalah di lapangan,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa iklim investasi di NTB saat ini tergolong kondusif, ditandai dengan minimnya laporan mengenai kasus-kasus investasi yang sampai dilaporkan ke Polda NTB dan Polres jajaran.

“Pengalaman menunjukkan bahwa belum ada daerah di NTB, yang masuk dalam kategori zona merah investasi. Hal ini mencerminkan situasi yang kondusif di Provinsi NTB, di mana seluruh kabupaten/kota dengan tangan terbuka menyambut kedatangan para investor,” sambungnya.

Dengan jaminan keamanan yang diberikan oleh aparat kepolisian dan komunikasi yang baik dengan seluruh pemangku kepentingan, prospek investasi di NTB semakin menarik dan menjanjikan.

“Semoga hal ini akan terus berlanjut, dan pertumbuhan ekonomi di wilayah ini dapat semakin meningkat, memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat NTB,” tutupnya.