Berita

Polda Metro Jaya Buka Layanan Kesehatan Gratis di Lokasi Pengungsi Korban Kebakaran Kapuk Muara

20
×

Polda Metro Jaya Buka Layanan Kesehatan Gratis di Lokasi Pengungsi Korban Kebakaran Kapuk Muara

Sebarkan artikel ini

 

JAKARTA – Bidang Dokkes Polda Metro Jaya dan Dokkes Polres Metro Jakarta telah membuka posko layanan kesehatan di lokasi pengungsian warga, korban kebakaran di Kapuk Muara, Penjaringan, Jakarta Utara, Senin (31/7/2023).

Kasi Dokkes. Polres Metro Jakarta Utara, dr. Frinda T. Barus mengatakan bahwa saat ini pihaknya telah membuka layanan kesehatan dan mengerahkan petugas medis untuk memeriksa atau mengecek para pengungsi.

“Posko sudah kami buka di dekat tenda pengungsian, tadi anggota juga langsung memberikan pelayanan kesehatan dari tenda ke tenda,” ucapnya.

Frinda menuturkan, pihaknya juga telah berkoordinasi dan bekerjasama dengan Biddokkes Polda Metro Jaya, Dinas Kesehatan Provinsi dan Sudinkes Jakarta Utara, agar penanganan medis kepada warga dapat lebih maksimal.

“Kerjasama dengan pihak terkait itu wajib, sehingga pelayanan kesehatan kepada warga korban kebakaran dapat lebih baik lagi,” ujarnya.

Hingga saat ini, dari hasil pemeriksaan kesehatan secara umum. Para pengungsi masih dalam kondisi baik dan tertangani dengan baik.

“Secara umum kondisi pengungsi masih baik, cuma tadi kami temukan ada beberapa warga yang mengeluhkan ISPA (Infeksi saluran pernapasan atas), untuk luka bakar tidak ditemukan,” tegasnya.

Ia menambahkan, posko layanan kesehatan Biddokkes Polda Metro Jaya & Polres Metro Jakarta Utara ini buka dari pagi hingga sore hari.

“Layanan kesehatan buka dari pukul 08.00 WIB hingga pukul 17.00 WIB,” tutupnya.

Diketahui, sebanyak 400 rumah terdampak akibat kebakaran di permukiman penduduk di Kapuk Muara, Penjaringan, Jakarta Utara (Jakut). Sebanyak 1.000 orang dari 200 KK (kepala keluarga) dilaporkan mengungsi imbas kebakaran tersebut.

Lokasi pengungsian tersebar di beberapa lokasi, seperti di tanah lapang Muara dekat lokasi kebakaran dan di Kantor Kelurahan Kapuk Muara.